there's someone

There’s Someone
By: Benjamin Zephaniah


It may not be the one you’re with
They may not have much love to give
It may not be the girl next door
Or that nice boy on the first floor
It may not be the friend you thought
You may not know this one that well
But there’s someone who loves you

It may not be the one you kissed
It may not be the one you’ve missed
You may think someone is your friend
But then you find that they pretend
When you are down, and you are out
When you’re in tears, sad and in doubt
Life may feel like a living hell
But there’s someone who loves you

Read Users' Comments (0)

romantis!

satu lagi pertanyaan yang sampai sekarang belum kutemukan jawaban yang memuaskan. mengapa romantisme selalu diidentikan dengan bunga? ketika ada seseorang yang memberikan setangkai atau seikat bunga kepada pasangannya maka dia dikatakan orang yang romantis. atau seringkali terucap kata-kata:"suami/istri/pacarku bukan orang yang romantis, dia tidak pernah memberi aku bunga", seolaholah sudah terumuskan ROMANTIS=BUNGA. Bisakah anda memberikan penjelasan?

Read Users' Comments (0)

Doraemon

based on true story

one day in a book store
Salesperson: "may I help you?"
A Woman: Yes, I'd like to buy this Doraemon book"
Salesperson: "oh, we have another item of Doraemon. We have pencil, sharpener, coloring book, crayons, etc."
A Woman: "OK. I'll take the pencil and the sharpener too"
Salesperson: "The coloring books are good. How old is your child?"
A Woman: (smiling) in kindergarten....

the salesperson didn't know the truth. that woman bought those doraemon things for herself *><*
Piss ah mba SPG!

Read Users' Comments (0)

hitam/putih

sudah putihkah
dirimu
hingga hitam
kau nyatakan
pada
yang lain

Read Users' Comments (0)

Sombong!

satu hal yang sulit dilakukan selain bepikir positif adalah menghilangkan perasaan tinggi hati dalam diri kita. seringkali kita berpikir bahwa kita lebih unggul dari orang lain. perasaan itu terkadang datang dengan cara yang halus. ketika kita berpikir: "untung saya tidak begini, untung saya tidak begitu", itu adalah salah satu bentuk kesombongan yang sering tidak kita sadari. berhati-hatilah, think positive! hindari kesombongan!

Read Users' Comments (0)

Mengapa Tuhan dihilangkan?

Tadi malem pas nonton tv ga sengaja denger ucapan salah satu pemerannya: "semua adalah kuasa yang di atas". tiba-tiba aku tersadar, tampaknya istilah "yang di atas" sudah semakin menjamur. entah mengapa hal ini menggelitik pikiranku. mengapa istilah tsb lebih populer? mengapa kita tidak menggunakan istilah Tuhan atau Allah atau istilah lainnya yg mengacu pada Tuhan sesuai dg kepercayaan masing-masing? entah kenapa tampaknya orang-orang merasa tabu untuk mengucapkan kata TUHAN. dan mengapa istilah TUHAN harus diidentikan dengan istilah "yang di atas"? bukankah Tuhan ada dimana-mana dan "yang di atas" itu belum tentu Tuhan? bagaimana kalau disaat mengucapkan kata tsb ada seseorang yang kebetulan posisinya ada di atas kita? hal tersebut akan menjadi rancu. jadi, mengapa kita tidak mulai membiasakan diri menggunakan istilah TUHAN? mulailah dari sekarang dan mulai dari diri sendiri.

Read Users' Comments (0)

kacamata siapa?

Hhhffff! Cape! Terkadang ingin sekali menjadi orang yang hanya memikirkan diri sendiri, tak peduli orang lain. My mom said "sabodo teuing batur rek nungging oge, nu penting mah urang seneng sorangan" yang kalau diterjemahkan secara bebas kira-kira artinya seperti ini: terserah orang mo ngapai juga yang penting kita happy. tapi pada akhirnya saya slalu berpikir, betapa beruntungnya orang yang bisa memandang suatu hal dengan berbagai macam perspektif.
Sepertinya semakin sedikit orang yang mampu memandang suatu masalah dengan berbagai sudut pandang. Mereka hanya memandangnya dari perspektif mereka sendiri. Dengan mudahnya mereka berkata: "seharusnya dia begini" atau "seharusnya dia tidak boleh begitu" tanpa mempertimbangkan posisi orang yang bersangkutan. Mereka tak pernah mengerti bahwa keadaan kita sudah tentu berbeda dengan orang yang memiliki masalah tertentu.
Jadi mulailah untuk mencoba memandang suatu masalah dengan bijak. Sebelum berkomentar, ingatlah selalu kacamata siapa yang kita pakai untuk melihat?

Read Users' Comments (0)

Siapa yang mendengar?

setiap saat semua orang slalu menuntut untuk didengar. tak peduli hujan badai atau matahari panas membara, selagi ada kesempatan teruslah bicara. bahkan saat orang lain bicara, kita pun akan terus berbicara. memang sudah kodrat manusia ingin slalu didengar dan dimengerti. tapi pernakah anda meluangkan waktu sejenak untuk berhenti bicara, mendengarkan orang lain dan memahaminya?

Read Users' Comments (0)